Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fungsi Quantity Surveyor (QS) Dalam Proyek Konstruksi

Agar sebuah proyek konstruksi berjalan dengan baik dan maksimal, diperlukan kerja sama tenaga profesional dari berbagai bidang. Salah satunya adalah seorang quantity surveyor atau QS. Meski terbilang baru, namun fungsi quantity surveyor sangat penting untuk mendukung terlaksananya proyek sesuai dengan rencana.

Yuk kenali lebih lanjut peran dari Quantity Surveyor pada proyek pembangunan!

Peran QS

Agar sebuah proyek konstruksi berjalan dengan baik dan maksimal, diperlukan kerja sama tenaga profesional dari berbagai bidang. Salah satunya adalah seorang quantity surveyor atau QS. Meski terbilang baru, namun fungsi quantity surveyor sangat penting untuk mendukung terlaksananya proyek sesuai dengan rencana.  Yuk kenali lebih lanjut peran dari Quantity Surveyor pada proyek pembangunan!

Seperti namanya, QS memiliki tugas utama menghitung volume pekerjaan. Dari volume ini kemudian bisa dibuat perkiraan dananya. Peras QS dalam pelaksanaan proyek antara lain:

  • Merekomendasikan cost control. QS memberikan saran tentang pembiayaan proyek agar nilainya tidak lebih dari dana yang tersedia. Lewat penghitungan volume, kontraktor bisa lebih mudah mengoptimalkan kualitas berdasarkan budget yang ada.
  • Mengurus berbagai hal yang berhubungan dengan legalitas kontrak proyek
  • Menjadi estimator. Dalam hal ini QS juga bisa merangkap posisi sebagai manajer pemahaman mereka dalam masalah penyediaan material.


Tugas QS

Agar sebuah proyek konstruksi berjalan dengan baik dan maksimal, diperlukan kerja sama tenaga profesional dari berbagai bidang. Salah satunya adalah seorang quantity surveyor atau QS. Meski terbilang baru, namun fungsi quantity surveyor sangat penting untuk mendukung terlaksananya proyek sesuai dengan rencana.  Yuk kenali lebih lanjut peran dari Quantity Surveyor pada proyek pembangunan!

Kemampuan utama yang harus dimiliki oleh QS adalah hitungan yang akurat. Ketika estimasi tidak akurat, proyek tidak akan terlaksana dengan baik. Beberapa tugas yang menjadi kewajiban seorang Quantity Surveyor antara lain, adalah:

  1. Menghitung ukuran bangunan dalam meter persegi. Perhitungan ini termasuk perkiraan jumlah batu bata yang diperlukan, berapa kotak keramik yang harus disediakan samapi jumlah cat yang dibutuhkan dalam proses kontruksi.
  2. Menghitung volume ini mencangkup volume cor beton yang diperlukan sampai sejumlah tanah timbunan yang akkan dipakai untuk meratakan area bangunan.
  3. Berhubungan dengan perusahaan logistik dan penyedia bahan bangunan. Untuk bisa menjadi seorang Quantity Surveyor yang baik, pengetahuan terkait harga material akan sangat dibutuhkan.
  4. Melakukan quality check. QS dilakukan untuk memastikan material yang digunakan sudah sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan dana dalam estimasi yang dibuat.
  5. Melakukan pengecekan apabila terdapat perubahan dalam gambar kerja. Perubahan sekecil apapun dalam gambar kerja bisa berpengaruh pada hitungan pekerjaan secara menyeluruh.


Bagaimana?

Setelah membaca peran dan tugas dari Quantity Surveyor, apakah kalian berminat untuk menjadi QS?. Jika artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan juga ke teman yang lain ya guyss...

Posting Komentar untuk "Fungsi Quantity Surveyor (QS) Dalam Proyek Konstruksi"