Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagian-Bagian Rumah Yang Rentan Bocor! Waspadai Gejalanya!

Struktur dasar bangunan alias pondasi jadi bagian terpenting dalam konstruksi sebuah bangunan. Tanpa lower structure ini mustahil suatu rumah atau gedung dapat berdiri kokoh. Seperti diketahui, pondasi merujuk pada elemen bagian bawah rumah atau gedung yang tertanam dalam tanah maupun berdekatan dengan tanah. Semua jenis bangunan sipil, mulai dari gedung, jalan raya, menara, tanggul, sampai jembatan, harus memiliki pondasi di bagian bawah. Ini menjelaskan pula apa fungsi utama pondasi.

Pondasi adalah penopang bangunan yang berfungsi meneruskan upper structure atau beban bangunan di atasnya menuju lapisan tanah berdaya dukung cukup kuat. Jenis pondasi pun beragam, tetapi secara umum digolongkan menjadi dua jenis, yaitu pondasi dangkal dan pondasi dalam. Rumah sederhana hingga hunian dua lantai biasanya menggunakan pondasi dangkal. Sementara, gedung memanfaatkan pondasi dalam untuk ketahanan struktur bangunan yang lebih kuat.

Apa yang membedakan kedua jenis pondasi tersebut?

Simak ulasan selengkapnya di sini!

Atap Bocor

Atap bocor merupakan salah satu jenis kebocoran yang paling sering terjadi di rumah. Material apapun yang digunakan sebagai bahan atap, bisa mengalami kebocoran jika dilengkapi dengan pelapis waterproofing atau nanoproofing (teknologi baru dari Singapura).

Sebagai langkah pencegah kebocoran pada atap rumah, jangan lupa untuk selalu melakukan pengecekan berkala. Jika ada bagian genteng yang pecah atau seng yang bolong, segera lakukan penggantian sebelum bocornya semakin parah.


Dinding Bocor

Dinding juga termasuk bagian rumah yang rentan mengalami kebocoran saat musim hujan datang, apalagi kalau dinding rumah Anda terbuat dari material biasa. Air hujan yang datang dari luar akan dengan mmudah merembes masuk ke dalam. Akibatnya, udara di dalam rumah menjadi lembab, dinding akan mudah lapuk dan ditumbuhi lumut. Kondisi dinding bocor ini tidak hanya membahayakan bangunan itu sendiri, tetapi juga perabotan dan orang-orang yang tinggal di dalamnya.


Lantai Rumah Bocor

Karena letaknya yang berada di dalam rumah, banyak orang merasa tidak perlu memberi perhatian lebih pada lantai. Padahal, ketika hujan tiba, lantai juga tidak terlepas dari risiko kebocoran. Jika tidak dirawat dengan baik, lantai bisa rusak, patah, dan retak.

Akibatnya, bukan hanya estetika rumah yang terganggu tetapi fungsionalitas bangunan juga akan berkurang. Salah satu solusi paling efektif (tanpa membongkar keramik) untuk memperbaiki kebocoran maupun memberikan proteksi untuk lantai rumah Anda adalah menggunakan teknologi nano.


Dak Bocor

Jika rumah Anda memiliki rumah bertingkat dengan dak beton di atasnya, kebocoran tetap menjadi masalah. Karena ada kemungkinan untuk genangan air terbentuk pada permukaannya, rembesan air ke dalam bangunan jadi tidak dapat terhindarkan.

Cara darurat yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya adalah menutup dak menggunakan terpal. Namun, solusi ini bukanlah solusi permanen dan cenderung merepotkan. Melapisi area dak dengan waterpoofing maupun teknologi nano bisa menjadi solusi yang dapat mencegah kebocoran secara efektif.


Talang Air Bocor

Talang air merupakan bagian rumah yang berfungsi untuk mengalirkan air saat hujan tiba agar tidak masuk dan merembes ke dalam rumah.

Guyuran air hujan yang terlalu deras membuat talang kerap kehilangan daya tahannya dan akhirnya mengalami kebocoran. Untuk menghindarkan rumah Anda dari risiko ini, lakukan pemeriksaan kondisi talang secara berkala.


Nah, uraian di atas merupakan beberapa masalah-masalah kebocoran yang bisa terjadi di rumah Anda ketika terjadi hujan tiba. Semoga dengan adanya artikel ini bisa memberikan wawasan dan solusi terhadap masalah kebocoran rumah Anda karena air hujan.

Posting Komentar untuk "Bagian-Bagian Rumah Yang Rentan Bocor! Waspadai Gejalanya!"